2018, Jumlah Korban Tewas dalam Kecelakaan Udara Fatal Naik

Sebanyak total 556 orang meninggal dalam 15 kecelakaan pesawat selama 2018, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Namun, tren jangka panjang menunjukkan keselamatan meningkat, kantor berita AFP melaporkan, mengutip laporan badan pemerhati penerbangan.

Tahun 2017 menjadi tahun paling aman dalam sejarah industri penerbangan dengan tercatat 44 orang meninggal dalam 10 kecelakaan pesawat, menurut laporan Jaringan Keselamatan Penerbangan (ASN).

Tahun lalu, 2018, adalah tahun teraman ketiga dalam sejarah penerbangan menurut jumlah kecelakaan fatal dan pada urutan kesembilan dari jumlah korban tewas.

“Jika laju kecelakaan sama seperti 10 tahun lalu, akan ada 39 kecelakaan fatal pada tahun lalu,” kata Kepala Eksekutif ASN Harro Ranter dalam pernyataan yang dirilis Selasa (1/1-2019).

“Hal ini menunjukkan kemajuan pesat dalam hal keselamatan,” kata Ranter.

Tiga di antara kecelakaan fatal tahun lalu melibatkan maskapai penerbangan yang masuk daftar hitam Uni Eropa.

Kajian dari angka selama lima tahun terakhir menunjukkan kecelakaan-kecelakaan akibat kehilangan kendali pesawat menjadi keprihatinan utama dan menyumbang 10 dari 25 kecelakaan fatal, kata ASN.

Kecelakaan paling fatal adalah jatuhnya pesawat Boeing 737 milik Lion Air pada 29 Oktober yang menewaskan semua seluruh 189 penumpang dan awak kapal.

Selanjutnya, kecelakaan pesawat Boeing 737 yang dioperasikan Global Air, yang jatuh dekat bandara Havana di Kuba pada 18 Mei. Sebanyak 112 orang meninggal dalam kecelakaan itu.

Dan pada 11 Februari, pesawat Antonov 148 yang dioperasikan oleh Saratov Airlines jatuh di Moskow setelah gagal lepas landas, menewaskan seluruh 65 penumpang dan enam awak pesawat.

ASN yang bermarkas di Den Haag, Belanda, adalah lembaga nirlaba yang didirikan pada 1947 dan menjadi bagian Yayasan Keselamatan Penerbangan (Flight Safety Foundation). [ft/au]


Artikel yang berjudul “2018, Jumlah Korban Tewas dalam Kecelakaan Udara Fatal Naik” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments