Tingkatkan Kualitas Pemilu, Bawaslu Ajak Masyarakat Ambil Bagian

Ratna mengatakan, Bawaslu RI dalam upaya pencegahan pelanggaran dengan pelibatan masyarakat yaitu melakukan kegiatan penolakan terhadap politik uang dan politisasi SARA.

“Gerakan ini kami lakukan secara masif dan melibatkan kelompok-kelompok lintas agama/iman, kami juga mendesain beberapa buku yang disusun oleh beberapa tokoh lintas iman,” ucap dia.

Bawaslu, kata Ratna, juga telah menggelar festival lintas iman, jambore lintas iman dengan maksud agar pemilu 2019 tidak diwarnai dengan hal-hal yang berbau SARA.

Kegiatan lain yang dilakukan Bawaslu RI sebagai upaya pencegahan yaitu gerakan sejuta relawan, pojok pengawasan Pemilu, forum warga, Saka Adyaksa Pemilu, KKN tematik pengawasan, go Bawaslu, forum lintas agama, patroli pengawasan pada pemungutan, dan penghitungan suara.

“Ternyata kegiatan patroli pengawasan pada pemungutan dan penghitungan suara, mendapat apresiasi dari KPK. Karena menurut KPK kegiatan ini dapat menghambat beredarnya uang-uang haram menjelang pemungutan suara,” papar Ratna.

Sementara itu, Ketua KPU Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming juga mengakui bahwa tidak mudah mewujudkan Pemilu berkualitas. Masyarakat dan komponen lainnya menjadi harapan dalam partisipasi untuk mengawal Pemilu.

“Partai politik, organisasi masyarakat, tokoh agama, adat, tokoh perempuan, sebagainya harus terlibat aktif dalam setiap proses Pemilu ini,” kata Tanwir.


Artikel yang berjudul “Tingkatkan Kualitas Pemilu, Bawaslu Ajak Masyarakat Ambil Bagian” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments