Caleg Terkendala Dana, Banyak Alat Peraga Kampanye Tak Dipasang

Aspiranesia, Kupang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan banyak alat peraga kampanye (APK) tidak dipasang oleh calon anggota legislatif maupun DPD. Padahal, pembuatan alat peraga kampanye itu dibiayai oleh negara.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jemris Fointuna mengatakan, alat peraga kampanye itu masih tersimpan di kantor-kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kabupaten/kota.

“Kami menemukan banyak sekali APK, terutama yang berukuran besar tidak diambil oleh caleg maupun calon DPD untuk dipasang. Alasannya karena biaya pemasangan terlalu mahal,” ujar di Jemris Kupang, Minggu.

Menurut dia, biaya pemasangan alat peraga kampanye yang disiapkan negara itu memang cukup mahal yakni sekitar Rp 1 juta untuk satu APK.

Selain alat peraga kampanye, Bawaslu mencatat, belum ada caleg maupun calon DPD yang menyerahkan materi kampanye media ke KPU.

Padahal, 4 Maret merupakan batas akhir penyerahan materi kampanye media ke KPU.

“Jadi alat peraga juga banyak yang tidak ambil untuk pasang, dan sampai hari ini juga belum ada calon yang menyerahkan materi kampanye ke KPU untuk dipublikasikan,” katanya.

 


Artikel yang berjudul “Caleg Terkendala Dana, Banyak Alat Peraga Kampanye Tak Dipasang” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments