Ibukota Tunisia Diguncang Dua Serangan Bom Bunuh Diri

Dua serangan bom bunuh diri di Tunis menewaskan seorang polisi dan melukai sedikitnya delapan orang, demikian dikatakan pejabat-pejabat Tunisia.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.

Serangan pertama terjadi di Tunis tengah dekat kedutaan Perancis, menewaskan seorang anggota polisi dan menyebabkan setidaknya seorang polisi dan tiga warga sipil terluka, menurut kementerian dalam negeri. Ditambahkan, 10 menit kemudian, serangan kedua di kantor polisi di distrik al-Qarjani, melukai empat petugas.

Beberapa jam setelah serangan itu, presiden negara itu, Beji Caïd Essebsi, usia 92 tahun, dilarikan ke rumah sakit militer karena “sakit serius.” Kemudian pada hari itu, kantornya mengunggah di Facebook bahwa presiden dalam kondisi stabil.

Tunisia dilanda serangan militan dan bom bunuh diri setelah Presiden Zine al-Abidine Ben Ali digulingkan dalam pemberontakan tahun 2011, menentang pemimpin otokratis itu.

Sejak November 2015, negara itu dalam keadaan darurat.(ka/al)


Artikel yang berjudul “Ibukota Tunisia Diguncang Dua Serangan Bom Bunuh Diri” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments